4 November 2010

Kompromikan Idealisme Bermusik

Kompromikan Idealisme Bermusik

MANTAN penyanyi cilik Bondan Prakoso (26) kembali menuai sukses di blantika musik. Tembang Ya Sudahlah yang dibawakan pria kelahiran 8 Mei 1984 itu, banyak di-unduh RBT (Ring Back Tone) oleh pecinta musik. "Alhamdulillah selama 6 tahun kurang lebih berkarya. Saatnya kita ada di atas tapi nanti kita di bawah lagi kok," katanya di Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, kemarin (20/10)
Menurutnya, suksesnya lagu Ya Sudahlah merupakan hasil perjuangan yang tidak mudah. Hampir 6 tahun dirinya merambah berbagai genre musik untuk masuk pasaran. Apalagi kebanyakan lantunan lagu di dua album sebelumnya sangat idealis. Tantangannya di situ. Dari awal gue nggak mau seragam. Gue orangnya sangat idealis. Cuma sekarang kalau idealis itu harus berkompromi juga. Dan di situ tantangannya. Kalo kita pure idealis gampang, pure jualan juga gampang. Yang susah itu idealis sama jualan bareng," jelasnya.
Setelah melihai pangsa dan selera pasar, Bondan akan menyuguhkan kembali single keduanya yang berjudul Kita Selamanya. "Setelan ini kita akan siapkan album kedua," janjinya.
Tidak hanya itu, pelantun tembang Sj Lumba-Lumba ketika masa ciliknya itu mengatakan, dirinya juga akan menyiapkan album ketiganya. Dalam album tersebut sedikitnya ada 11 track lagu. "Kalau jalurnya, dari album pertama kita memang inginnya begini. Kita meramu musik yang macam-macam dijadikan satu. Album rap ini fleksibel. Gue pingin membuktikan nggak hanya hip hop dan RnB. Tapi bisa rock, jazz, keroncong dan juga reggae," tukasnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar